Tatacara Shalat Tasbih Sesuai Syariah Islam

Tatacara shalat tasbih | Tatacara shalat tasbih sama halnya dengan shalat pada umumnya baik shalat fardu ataupun shalat sunnah . Shalat tasbih terdiri dari empat raka’at , shalat tasbih merupakan shalat sunnah yang tidak disunnahkan untuk dikerjakan secara berjama’ah ( dikerjakan sendirian / munfarid ).

tatacara shalat tasbih

Pengertian shalat tasbih

Shalat tasbih  yaitu shalat sunnah yang dikerjakan dengan tujuan memperbanyak bacaan tasbih kepada Allah swt . Pengertian lain mengenai shalat tasbih yaitu shalat yang di dalamnya banyak membaca tasbih , sehingga jumlah tasbih dalam 4 raka’at adalah 300 tasbih .

Hukum shalat tasbih adalah sunnah . Walaupun sunnah hukumnya , akan tetapi sangat dianjurkan . Apabila mampu tiap – tiap malam , kalau tidak bisa tiap malam maka seminggu sekali , kalau juga tak sanggup maka sekali dalam sebulan atau satu tahun sekali  dan apabila tidak bisa dalam satu tahun sekali , maka setidak- tidaknya sekali dalam seumur hidup .

Waktu pelaksanaan  shalat tasbih , yitu boleh kapan saja , boleh siang ataupun malam .

adversitemens

Dasar perintah shalat tasbih

Dasar yang mendasari perintah shalat tasbih yaitu terdapat dalam sebuah Hasist Nabi Muhammad saw :

tatacara shalat tasbih

Tatacara Shalat Tasbih

Yang membedakan antara tatacara shalat tasbih dengan yang lainnya yaitu terletak di dalam niatnya . Tata cara shalat tasbih yang benar , adalah :

  1. Niat

Seperti pada umumnya , pertama kali yang harus dilakukan untuk mengawali shalat adalah niat , tanpa niat maka shalat seseorang tidak akan syah .

Niat Shalat Tasbih :

 tatacara shalat tasbih

adversitemens

2. Membaca do’a iftitah , selanjutnya membaca surah al- fatikhah dan kemudian membaca surah dalam Al-qur’an

Surah pendek yang dibaca boleh apa saja ,contohnya surah al-kafirun . Atau lebih utama lagi yaitu membaca surah yang diawali dengan tasbih , seperti surah Al-Hasyr , Al- Hadid dan Ash Shaff .

3. Sesudah membaca surah , sebelum ruku’ maka membaca tasbih sebanyak 15 kali .

Lafadz Tasbih yang dibaca :

tatacara shalat tasbih

3. Setelah itu , lalu ruku’ dan membaca do’a ruku’. Setelah ruku’ lalu membaca tasbih sebanyak 10 kali , Lalu baru i’tidal .

4. Setelah selesai membaca i’tidal , maka selanjutnya membaca tasbih kembali sebanyak 10 kali .

5. Setelah itu lalu sujud dan membaca doa sujud , setelah itu dilanjut membaca 10 kali tasbih  lalu duduk iftirash ( duduk diantara dua sujud )

6. Setelah membaca doa duduk iftirash maka selanjutnya membaca tasbih sebanyak 10 kali ,lalu dilanjutkan dengan sujud ke dua .

7. Setelah sujud kedua maka setelah membaca do’a sujud  dilanjutkan dengan membaca tasbih 10 kali .

8. Setelah selesai sujud dan membaca tasbih 10 kali , maka ketika bangun dari sujud sebelum berdiri juga membaca tasbih 10 kali .

9. Hal ini di  ulangi sampai empat raka’at .

Maka apabila kita hitung seluruh bacaan tasbihnya 75 kali tasbih kali 4 raka’at yang hasilnya menjadi 300 tasbih . Apabila lupa membaca tasbih disatu – satu tempatnya , maka boleh digantikan ditempat berikutnya ,agar tetap tasbihnya berjumlah 300 tasbih .

Ketentuan dalam shalat tasbih yang perlu diketahui

  • Apabila shalat tasbih dikerjakan pada saat  siang hari , hendaklah dikerjakan dengan cara 4 raka’at dengan satu salam .
  • Apabila shalat tasbih dikerjakan pada malam hari , hendaklah 4 raka’at itu dijadikan dua salam .

Manfaat shalat tasbih yang terkandung dalam hadist :

  • Menambambah atau memperberat timbangan  amal salih / amal baik .
  • Menghapus dosa
  • Memiliki kebun kurma di syurga .
  • Senjata menghadapi persoalan berat .
  • Terhindar dari penyakit dan kesedihan yang berat .
  • Sebagai senjata menghadapi krisis pangan .

Demikian penjelasan mengenai shalat tasbih . Shalat tasbih merupakan salahsatu macam shalat sunnah yang memiliki banyak khasiat atau manfaat .Semoga penjelasan diatas bermanfaat dan semoga kita bisa menjalankannya walaupun hanya seumur hidup satu kali . Semoga kita tetap dalam ridhaNya . Amin

adversitemens