Memahami Syarat Wajib Puasa Ramadhan Dalam Syariah Islam

Syarat Wajib Puasa Ramadhan | Dalam Mengerjakan suatu ibadah , kita harus memperhatikan apa saja yang menjadi syarat wajib , atapun menjadi syarat syah dari ibadah tersebut . Begitupun berpuasa , kita menjalankanya harus memperhatikan dua hal itu . Supaya ibadah kita lebih maksimal dan tidak sia – sia dalam megerjakannya .

Perhatikan penjelasan dalam sebuah di bawah ini :

Umar bin Abdul Aziz berkata :

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

adversitemens

Sebelum kita mempelajari kedua hal tersebut ( syat wajib dan syah ) kita harus memahami terlebih dahulu apa itu puasa . Perhatikan penjelasan di bawah ini !

Pengertian Puasa  

Puasa berasal dari bahasa arab yaitu ” AshSyiam ” yang artinya menahan . Sedangkan secara istilah Puasa berarti menahan hawa nafsu atau menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkn puasa dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari .

Hukum Puasa Ramadhan

Hukum menjalankan puasa ramadhan adalah wajib , hal ini berdasarkan apada Al-qur’an dan Hadist . Berikut adalah dasar hukum puasa raadhan wajib bagi umat muslim .

Allah swt berfirman sebagai berikut :

adversitemens
  • QS.Al-Baqarah ayat 183 :

Syarat Wajb Puasa Ramadhan

  • QS.Al- Baqarah ayat 185 :

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Hadist Yang menjelaskan :

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Rasulullah saw bersabda :

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

Syarat Wajib Puasa Ramadhan , yaitu Syarat yang harus terpenuhi dahulu oleh seorang muslim sebelum menjalankan puasa. Dan apabila tidak terpenuhi , maka puasanya tidak syah .

Syarat wajib puasa ramadhan di dasarkan pada sebuah hadist , berikut ini :

Syarat Waji Puasa Ramadhan

Dari pernyataan di atas , dapat kita simpulkan bahwasannya , syarat wajib berpuasa meliputi :

  1. Beragama Islam

Syarat wajib yang pertama adalah beragama islam , jadi kita sebagai orang muslim memiliki kewajiban untuk berpuasa di bulan ramadhan .

2. Baligh 

Baligh atau dewasa adalah syarat wajib yang kedua . Jadi dengan kata lain , anak – anak tidak wajib untuk berpuasa , namun berlatih berpuasa sejak dini lebih baik daripada sudah wajib perpuasa namun tidak melaksanakannya .

Ketentuan baligh bagi laki – laki yaitu ketika telah mengalami mimpi basah dan bagi perempuan adalah ketika sudah mengalami haid atau menstruasi .

Dan apabila ketentuan di atas tidak dipakai maka , dikatakan baligh yaitu ketika seorang anak baik laki – laki atau perempuan telah berumur 15 tahun . Hal ini merupakan pendapat – pendapat para ulama syafi’iyah .

3. Berakal 

Syarat wajib yang ketiga adalah berakal . Jadi , bagi orang gila , orang pingsan atau tidak sadarkan diri karena mabuk tidak wajib untuk menjalankan ibadah puasa.

Jika seorang muslim hilang kesadaran ketika puasa , maka puasanya tidak syah . Namun , apabila dia kehilangan kesadaran , lalu  ia terbangun atau sadar dan mendapati waktu siang walau sekejap puasanya tetap syah. Yang puasanya tidak syah apabila dia kehilangan kesadaran sehari penuh .

Hadist yang menjelaskan adalah :

Syarat Wajib Puasa Ramadhan

4. Mampu Menunaikan Puasa 

Mampu yang dimaksud adalah mampu secara fisik dan secara syar’i .

Yang di maksud dengan mampu secara fisik yaitu sehat secara jasmani atau tidak dalam keadaan sakit parah yang tidak memungkinkan orang tersebut menjalankan puasa . Jadi , dengan kata lain orang yang sedang dalam keadaan sakit parah yang tidak kunjung sembuh maka orang tersebut tidak wajib untuk menjalankan ibadah puasa dan tidak wajib juga bagi orang yang sudah tua renta untuk menjalankan puasa .

Dan yang dimaksud dengan mampu secara syar’i yaitu Tidak dalam keadaan haid dan nifas ( bagi kaum perempuan ).

Dan bagi yang tidak menjalankan ibadah puasa , wajib untuk membayar fidyah atau mengganti di hari lain . fidyah  yaitu memberi fakir miskin makan sebanyak satu mud.ketentuannya yaitu sebagai berikut :

Orang – orang yang boleh tidak menjalankan puasa dan cara menggantinya :

  • Orang yang melakukan perjalanan jauh kurang lebih 84 km. Akan tetapi orang ini harus dan wajib membayar puasa di waktu lain atau mengqodo puasa yang ditinngalkan .
  • Orang yang sakit . Orang ini wajib mengganti di waktu lain sejumlah hari yang di tinggalkan .
  • Orang tua renta . Orang ini tidak wajib mengganti  puasa dengan puasa di waktu lain akan tetapi harus membayar fidyah .
  • Ibu hamil / menyusui. Orang ini boleh tidak berpuasa , tetapi harus membayar fidyah atau mengganti dengan puasa diwaktu lain .

Demikian penjelasan mengenai Syarat Wajib Puasa Ramadhan Dalam Syariah Islam . Semoga dengan penjelasan di atas ,di bulan ramadhan tahun ini kita dalam menjalankan ibadah puasa lebih baik lagi dari tahun – tahun sebelumnya dan tidak bolong – bolong pastinya . Dan semoga Allah swt selalu melimpahkan berkah kepada kita , dan semoga kita tidak tergolong orang yang rugi . Amin

adversitemens