Memahami Syarat Syah Puasa Ramadhan Dalam Syariah Islam

Syarat Syah Puasa Ramadhan | Selain syarat wajib puasa , yang telah kita bahas sebelumnya . Dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan kita juga harus memahami mengenai syarat syah puasa .Karena syarat syah puasa mempengaruhi syah atau tidaknya puasa seseorang . Pasti kan kita tidak mau bukan jika ibadah puasa yang kita jalankan hanya mendapat lapar dan tidak mendapat pahala ? dan pasti kita berpuasa tujuannya supaya mendapatkan pahala . Untuk itu , supaya ibadah puasa kita diterima oleh Allah swt kita wajib tahu apa saja yang termasuk kedalam  syarat syah puasa . Pada kesempatan kali ini , kita akan mepelajarinya bersama – sama .

Syarat Syah Puasa Ramadhan

Syarat Syah Puasa Ramadhan

Sebelum kita menegetahui apa saja yang termasuk kedalam syarat syah puasa ramadhan, kita harus tahu terlebih dahulu mengenai pengertian syarat syah puasa .

Pengertian syarat syah puasa 

Syarat syah puasa yaitu syarat yang harus dilakukan oleh seorang muslim supaya ibadah puasanya syah .

adversitemens

Syarat syah puasa terdiri dari :

  1. Beragama islam sepanjang hari

Orang yang berpuasa , haruslah orang yang muslim yang beragama islam sepanjang harinya atau tidak murtad . Orang yang murtad tidak syah untuk menjalankan ibadah puasa dan mendapat azab yang pedih oleh Allah swt bagi pelakunya .

2. Mummayiz

Yang dimaksud dengan mummayiz yaitu mampu membedakan suatu hal yang baik dan yang buruk . Dan mumayiz adalah syarat syah yang kedua.

3. Suci Dari Haid Dan Nifas 

Syarat sayah yang ketiga yaitu suci dari haid dan nifas . Hal ini , merupakan keistimewaan bagi kaum wanita. Karena setiap bulannya wanita yang telah baligh akan mengalami haid . Dan bagi wanita yang telah melahirkan dia akan mengalami masa nifas . Dan yang sedang mengalami baik haid ataupun nifas tidak boleh untuk melakukan puasa .

adversitemens

Jadi , apabila ketika berpuasa dan di tengah – tengah hari keluar darah haid atau nifas maka wanita tersebut tidak syah puasanya . Dan tidak wajib untuk melakukannya . Dan harus menggantinya di lain waktu .

Bagi seorang wanita yang telah selesai haid , maka harus cepat – cepat melakukan mandi wajib ( mandi janabat ) lalu melanjutkan puasa ramadhan setelah suci .

4. Berpuasa Pada Waktu Yang Telah Di tentukan

Yang dimaksud dari syarat yang keempat ini adalah bahwa kita sebagai seorang muslim harus tahu waktu yang boleh untuk berpuasa atau waktu yang haram untuk berpuasa . Jadi , dengan kata lain tidak sembarang dalam berpuasa .

Demikian penjelasan mengenai syarat syah puasa ramadhan dalam syariah islam . Semoga dengan memahami apa saja yang termasuk kedalam syarat syah puasa ramadhan , puasa kita akan lebih baik dan kita juga lebih khusu dalam menjalankan ibadah puasa .

Semoga dengan penjelasan di atas , kita mampu menjalankan ibadah puasa ramadhan kali ini dengan penuh berkah dan semoga iman kita selalu bertambah . Amin

adversitemens