Memahami Sifat – Sifat Mahmudah Dalam Ilmu Tasawuf

Sifat Mahmudah

Memahami Sifat MahmudahSifat Mahmudah lebih dikenal dengan istilah sifat terpuji atau sifat – sifat mulia . Apa sajakah yang termasuk kedalam sifat – sifat mahmudah ? Mari kita pelajari bersama.

Sifat – sifat mahmudah dalam ilmu tasawuf

Ilmu tasawuf yaitu ilmu untuk mengetahui bagaimana cara seorang muslim membersihkan jiwa dengan sifat – sifat mahmudah dan menghindarkan diri dari sifat- sifat mazmumah .

Sifat mahmudah yaitu sifat baik / sifat terpuji.

Sifat Mazmumah yaitu sifat tercela .

adversitemens

Para ulama menjelaskan bahwa yang termasuk sifat – sifat mahmudah yaitu :

  1. Taubat
  2. Takut ( khauf )
  3. Zuhud
  4. Sabar
  5. Ikhlas
  6. Syukur
  7. Tawakal
  8. Kasih sayang ( mahabbah )
  9. Ridha
  10. Mengingat mati ( Dzikrul Maut )

Penjelasan Sifat – sifat Mahmudah 

  1. Taubat 

Taubat berasal dari bahasa arab yang berarti kembali . Sedangkan secara istilah taubat yaitu kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan atau membersihkan hati dari segala salah dan dosa .

Hukum taubat yaitu wajib . Perintah dosa dijelaskan dalam QS. At-Tahrim ayat 8 :

Sifat Mahmudah

2. Takut ( khauf ) 

adversitemens

Khauf , yaitu rasa takut seorang hamba kepada Allah swt , serta takut keagungan dan murka Allah swt dengan menjalankan semua perintah Nya dan menjahui semua laranganNya .

Sifat Mahmudah

Sifat Mahmudah

3. Zuhud

Zuhud yaitu meninggalkan keduniaan .

Ciri – ciri orang yang berperilaku zuhud , yaitu :

a. Selalu merasa cukup dengan sesuatu yang telah dimilikinya .

b.Selalu bersyukur atas nikmat yang Alloh swt berikan .

c. Hidup sederhana.

d. Lebih mengutamakan cinta kepada Allah swt dibandingkan dengan kepentingan dunia .

4. Sabar 

Sabar yaitu sifat menahan diri dari keluh kesah , serta menahan diri dari kesusahan dengan menyikapinya sesuai dengan syariat islam .

Sabar terbagi menjadi beberapa macam yaitu :

  • Sabar dalam menjalankan semua perintah Allah swt

Yang dimaksud yaitu bahwa kita sebagai manusia harus istiqomah dalam menjalankan semua perintah Allah swt .

  • Sabar dari apa yang dilarang oleh Allah swt .

Yang dimaksud yaitu menaha diri supaya tidak terpengaruh dengan semua hal yang dilarang oleh Allah swt . Karena sesungguhnya jika melanggar larangan Allah swt itu cuma akan membuat rugi yang melakukannya .

  • Sabar terhadap apa yang telah ditakdirkan oleh Allah swt

Yang dimaksud yaitu bahwa kita harus selalu menerima dengan apa yang harus terjadi pada kita , janganlah suka mengeluh dan tempat mengadu hanyalah kepada Allah swt tidak ada yang lain .

5. Ikhlas 

Ikhlas yaitu memfokuskan serta memurnikan ibadah atau amalan hanya untuk mengharap balasan ( pahala ) dari Allah swt . Dan tidak mengharap balasan dari manusia atau mahluk yang lain .

6. Syukur 

Syukur yaitu rasa terimakasih seorang hamba kepada Allah swt atas nikmat dan kebahagiaan yang telah diterimanya.

7. Tawakal 

Tawakal yaitu Berserah diri kepada  Allah swt atas segala sesuatau setelah berikhtiar atau berusaha secara sungguh- sungguh / secara sempurna .

8.  Kasih sayang ( Mahabbah )

Mahabbah yaitu rasa kasih sayang seorang hamba kepada Allah swt serta rasa kasih sayang seseorang kepada sesama manusia dan sesama mahluk Allah swt .

9. Ridha

Ridha yaitu Menerima dengan sepenuh hati atas apa yang diterimanya , dan meyakini bahwa yang terjadi merupakan kehendak Allah swt.

10. Mengingat akan kematian ( Dzikrul Maut )

Dzikrul maut yaitu rasa takut untuk melakukan perbuatan – perbuatan yang dilarang oleh Allah swt karena senantiasa ingat bahwa semua mahluk di dunia ini pasti akan mati . Dan amalan yang akan menemani saat maut itu menjemput adalah amal – amal baik . Dan dosa yang diakibatkan oleh perilaku yang dilarang cuma akan memberatkan serta menambah siksaan kelak di akhirat .

Demikian penjelasan mengenai sifat – sifat mahmudah dalam ilmu tasawuf . Sifat – sifat terpuji yang dijelaskan di atas merupakan sebagian kecil dari beberapa sifat baik yang di ajarkan oleh Rasulullah saw . Sesungguhnya tidak ada manusia yang luput dari dosa , dan semua manusia pasti ada khilafnay . Namun tidak ada salahnya apabila kita berusaha untuk memperbaiki serta berusaha menjadi orang yang baik .Semua yang kita lakukan di dunia ini , akan dipertanggung jawabkan kelak di akhirat .

 

 

 

adversitemens