Memahami Shalat Qashar Dan Dasar Hukumnya

Memahami shalat qashar | Shalat qashar adalah shalat dengan cara meringkas yang hukumnya mubah atau diperbolehkan . Shalat qashar hanya boleh dilaksanakan oleh seseorang yang memenuhi syarat tertentu. Lalu shalat apa saja yang boleh di qashar ? dan bagaimana tatacara shalat qashar ? Mari kita pelajari bersama .

shalat qasar

Pengertian Shalat qasar

Shalat qasar adalah  menjalankan shalat fardu dengan meringkas dari 4 raka’at menjadi 2 raka’at . Dengan demikian shalat yang boleh diqasar hanya shalat yang jumlah raka’atnya 4 , yaitu : shalat dzuhur , shalat ashar , dan shalat isya .

Dasar hukum shalat qasar

Hukum menjalankan shalat qasar yaitu mubah / diperbolehkan dan syah apabila syaratnya terpenuhi .

Firman Allah swt yang menjelskan tentang hukum shalat qasar terdapat di dalam QS.An-Nisa ayat 101 :

adversitemens

shalat qasar

Artinya :

shalat qasar

Syarat sah shalat qasar

Shalat qasar yang dikerjakan seseorang akan syah apabila memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Dalam perjalanan jauh kurang lebih 80,6 km.
  2. Perjalanan bukan untuk maksiat .
  3. Dalam keadaan khawatir yang sangat atau emergensi seperti perang , hujan yang lebat , angin puting beliung atau bencana alam lainnya .

Tatacara shalat qasar

a. Berdiri , lalu niat shalat qasar  ( yang dicontohkan adalah mengqasar shalat dzuhur )

Lafadz niat shalat qasar dzuhur :

adversitemens

shalat qasar

b. Takbiratul ikhram

c. Shalat 2 raka’at , seperti biasanya .

d. Salam

Ketentuan yang berhubungan dengan shalat qasar

 Menurut pendapat dari Imam Malik dan Asy-syafi’i , seseorang yang melakukan perjalanan yang hendak memasuki suatu kota dan bertekad untuk menetap di sana , maka lama waktu dibolehkannya mengqasar shalat adalah 4 hari  . Dan apabila melebihi 4 hari dia harus melakukan shalat yang sempurna / tidak boleh mengqasar .

Bagi musafir boleh menjalankan shalat jama’ah dengan imam yang muqim ( tidak dalam perjalanan ) atau boleh juga menjadi imam bagi orang yang muqim . Apabila musafir menjadi makmum dari imam yang muqim maka ia harus mengikuti shalat imam ( tidak mengqasar ) . Dan apabila musafir menjadi imam maka boleh mengqasar shalatnya dan makmum yang muqim harus menyempurnakan shalatnya setelah imam salam .

Demikian penjelasan mengenai shalat qasar dan dasar hukumnya . Semoga kita tidak bermalas- malasan dalam beribadah terutama shalat , karena ALLAH swt selalu memberi kemudahan dan tidak pernah menyulitkan kita untuk beribadah kepadaNya . Perlu diingat shalat qasar sama halnya dengan shalat jama’ , kita tidak boleh asal melaksanakannya , karena shalat qasar dan shalat  jama’ ada syarat – syarat tertentu yang menjadikannya kita boleh melakukannya .

 

adversitemens