Shalat Jumat Menurut Ketentuan Syariah Islam

Ketentuan shalat jumat |apa saja ketentuan – ketentuan shalalat jumat?ketentuan shalat jum’at terdiri dari rukun,syarat ,dan sunnah shalat jum’at. Shalat jum’at dikerjakan di hari jum’at pada waktu dzuhur . shalat jum’at hanya diwajibkan bagi kaum muslim laki – laki .

shalat jum'at

Hari jum’at disebut juga dengan istilah  Sayyidul Ayyam yang artinya penghulunya hari .Disebutkan dalam sebuah hadist , Nabi Muhammad saw bersabda:

shalat jum'at

Shalat jum’at yaitu shalat dua raka’at yang dilaksanakan secara berjama’ah pada waktu dzuhur pada hari jum’at dan sebelumnya di dahului dengan dua khutbah jum’at .

adversitemens

Hukumnya adalah fardu atau wajib bagi muslim laki – laki yang sudah dewasa , merdeka atau tidak menjadi hambasahaya serta bermukim atau tidak dalam perjalanan jauh .

Firman Allah swt :

shalat jum'at

Syarat Wajib , syarat syah , beserta sunnah – sunnah dalam sahalat jum’at

1. Syarat -syarat wajib

syarat wajib  yaitu syarat yang wajib / harus dipenuhi oleh seseorang sehingga berkewajiban untuk melaksanakan shalat jum’at.

syarat wajib :

  • Beragama islam
  • Baligh ( dewasa )
  • Berakal sehat
  • Laki – laki
  • Sehat fisiknya

2. Syarat syah

Syarat syah yaitu syarat yang menjadikannya syahnya shalat jum’at .

adversitemens

Syarat syah shalat jum’at :

  • Dilakukan dalam tempat yang tetap .
  • Dilaksanakan secara berjama’ah .
  • Dilaksanakan pada waktu dzuhur di hari jum’at .
  • Didahului dengan dua khutbah .

3. Sunnah – sunnah

Sunnah – sunnah yaitu beberapa hal / jenis perbuatan yang disunnahkan untuk dilakukan sebagai ibadah tambahan dalam shalat jum’at .

Amalan sunnah shalat jum’at :

  • Mandi sebelum berangkat shalat jum’at .
  • Menggunakan pakaian yang bagus , sopan serta suci .
  • Memakai wewangian .
  • Memotong kuku , kumis dan menyisir rambut .
  • Perbanyak zikir , shalawat dan membaca al-qur’an sebelum khutbah dimulai .
  • Bersegera pergi ke masjid  sebelum khatib naik mimbar dan mengucapkan salam , karena pada saat itu malaikat juga menjawab salam dan ikut duduk .Bagi orang yang datang setelah khatib mengucapkan salam , maka tidak di catat oleh malaikat .
  • Shalat sunnah setelahnya .
  • Memperbanayak sedekah .

4. Ketentuan khutbah shalat jum’at

Shalat jum’at tidak syah apabila tidak di awali dengan dua khutbah jum’at.Khutbah jum’at harus memenuhi beberapa ketentuan dan syarat.

Syarat khutbah jum’at :

  • Khutbah dimulai setelah waktu shalat Dzuhur masuk .
  • Dilakukan dengan berdiri jika mampu.
  • Duduk diantara dua khutbah .
  • Dilakukan secara berurutan antara khutbah yang pertama dan kedua .
  • Khutbah di ucapkan secara jelas / terdengar oleh jama’ah .
  • Khatib dalam keadaan suci dari hadas dan najis .
  • Menutup aurat .

Rukun Khutbah Jum’at :

  • Mengucapkan khamdallah .
  • Membaca shalawat Nabi .
  • Membaca dua kalimat syahadat .
  • Berwasiat untuk taqwa
  • Membaca ayat suci Al-qur’an pada salah satu khutbah .
  • Berdo’a untuk kaum mukminin dan muslimin pada khatbah yang ke dua .

Halangan shalat Jum’at :

  1. Sakit

Seseorang yang sedang sakit dan tidak mampu melaksanakan shalat jum’at diperbolehkan untuk tidak melaksanakan shalat jum’at  , akan tetapi harus tetap melaksanakan shalat dzuhur .

Hadist Nabi saw menjelaskan :

” Shalat jum’at merupakan hak yang di wajibkan kepada setiap muslim dengan berjama’ah , kecuali empat macam orang (yaitu ) hamba sahaya , wanita , anak – anak dan orang yang sedang sakit .”( HR.Abu Daud )

2. Musafir atau orang yang sedang dalam perjalanan jauh .

3. Karena hujan lebat , angin kencang dan bencana alam lainnya yang menyulitkan terselenggaranya shalat jum’at .

Fungsi Shalat Jum’at

Shalat jum’at memiliki fungsi atau manfaat bagi umat islam baik untuk pribadi atau untuk kepentingan bersama . Fungsi shalat jum’at :

  1. Memuliakan hari jum’at .
  2. Menambah wawasan ketaqwaan dan keimanan .
  3. Mempererat hubungan islamiyah .
  4. Menambah wawasan keilmuwan .
  5. Sarana komunikasi antar umat .
  6. Melatih disiplin , tertib dan menghormati orang yang khutbah .

Ancaman bagi yang meninggalkannya

Ada ancaman bagi seseorang muslim laki – laki yang meninggalkan serta menyepelekan selama 3 kali jum’at berturut – turut maka akan ditutup hatinya dan akan menyebabkan terhalangnya hidayah masuk.Dan akan benar – benar lalai dan dianggap menjadi orang yang munafik .

Demikian penjelasan mengenai shalat jumat menurut syariah islam yang telah dijelaskan secara jelas dan lengkap . Semoga para kaum laki – laki tidak lupa akan kewajibannya untuk selalu menjalankan setiap hari jum’at . Laki – laki sejati pasti tidak meninggalkan shalat jum’at .

adversitemens