Memahami Ketentuan Zakat Fitrah Di Bulan Ramadhan

Zakat Fitrah merupakan zakat yang dikeluarkan oleh seluruh umat muslim di bulan Ramadhan . Lalu apa sajakah dan bagaimanakah ketentuan zakat fitrah ? Mungkin bagi sebagian orang hal ini merupakan suatu masalah yang sudah tidak asing lagi , namun tidak ada salahnya bukan jika kita bahas masalah ini berkali – kali . Dan pasti bagi sebagian orang masalah ketentuan zakat fitrah masih sangat asing bahkan masih merasa bingung . Utuk itu pada kesempatan kali ini , mari kita pelajari bersama mengenai ketentuan zakat fitrah di bulan ramadhan .

Ketentuan Zakat Fitrah

Ketentuan Zakat Fitrah

Sebelum kita memahami bagaimana ketentuan zakat fitrah terlebih dalam .Maka kita perlu memahami terlebih dahulu mengenai pengertian zakat , macam – macam zakat , serta siapa saja yang berhak menerima zakat .

A. Pengertian , Macam – macam , Dan Orang yang berhak menerima Zakat 

  • Pengertian Zakat

Secara bahasa , zakat berasal dari kata zaka yang memiliki arti berkah , tumbuh , mensucikan dan membersihkan . Sedangka secara istilah , Zakat memiliki arti  memberikan sesuatu sebagian dari harta kita kepada orang – orang yang berhak menerima dengan tujuan membersihkan harta yang kita miliki dengan syarat dan ketentuan tertentu .

adversitemens
  • Macam – Macam Zakat 

Zakat terdiri dari dua macam , yaitu :

a. Zakat Mal 

yaitu zakat yang dikeluarkan seseorang untuk membersihkan harta yang dimilikinya serta diberikan kepada orang – orang yang berhak . Dan waktu untuk mengeluarkanya tidak terikat serta ada ketentuan – ketentuan tertentu .

b. Zakat Fitrah 

yaitu Zakat yang wajib dikeluarkan seluruh umat muslim di bulan Ramadhan . Dan kali ini yang kita bahas yaitu mengenai apa saja yang termasuk ke dalam ketentuan zakat fitrah .

  • Golongan orang yang berhak menerima zakat 

Golongan orang – orang yang berhak menerima zakat yaitu dijelaskan dalam QS.At-Taubah ayat 60 :

adversitemens

Ketentuan zakat fitrah

Dari ayat di atas , kita adapat simpulkan bahwa orang – orang yang berhak menerima zakat berjumlah 8 yaitu :

a. Orang Fakir

Yaitu golongan orang – orang yang memiliki harta yang sangat sedikit , serta tidak memiliki sumber penghasilan sehingga tidak dapat terpenuhi kebutuhan hidup sehari – harinya .

b. Orang Miskin

Yaitu golongan orang – orang yang memiliki harta yang sedikit , dan dia memiliki sumberpenghasilan namun hasilnya sangat pas – pasan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – harinya .

c. ‘amil

Yaitu orang – orang pengurus Zakat .

d. Mu’allaf 

Yaitu orang – orang yang masih lemah hatinya , seperti orang yang baru masuk islam . Hal ini bertujuan supaya memantapkan hatinya sebagai orang islam .

e. Memerdekakan budak 

Yaitu zakat digunakan untuk memerdekakan budak . Karena zaman ketika islam baru masuk banyak orang yang dijadikan budak , dan salah satu cara untuk memerdekakan budak dengan zakat .

f. Gharim 

Yaitu orang – orang yang memiliki banyak hutang . Hutang disini yaitu hutang untuk berbisnis dan mengalami kerugian yang sangat besar sehingga hidup orang tersebut terlunta – lunta , dan yang perlu diingat bukan orang yang berhutang yang digunakan untuk keaksiatan .

g. Sabilillah 

Yaitu segala hal yang bertujuan di jalan Allah untuk menegakkan agama Allah . Contohnya dakwah .

h. Ibnu Sabil

Yaitu orang yang kekurangan bekal ketika dalam perjalanan . Perjalanan disini perjalanan yang tidak memiliki tujuan buruk atau kemaksiatan .

B. Ketentuan Zakat Fitrah 

Ketentuan Zakat fitrah , dijelaskan dalam beberapa hadist di bawah ini , yaitu :

Ketentuan Zakat Fitrah

Dari hadist – hadist di atas , dapat kita simpulkan bahwa ketentuan zakat fitrah meliputi :

  • Orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah

orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah , yaitu seluruh umat muslim baik laki – laki ataupun perempuan . Mereka selain wajib mengeluarkan zakat untuk dirinya sendiri , mereka juga wajib untuk mengeluarkan zakat utuk orang – orang yang menjadi tanggung jawabnya , baik orang dewasa , ataupun anak kecil .

  • Syarat Wajib Zakat Fitrah :

a. Beragama Islam

b. Hidup sampai dengan waktu matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan

c. Bagi seorang bayi yang baru lahir ketika waktu sebelum matahari terbenan di akhir bulan Ramadhan . Jika lahir setelah matahari terbenam di akhir bulan ramadhan maka bayi tersebut tidak wajib dikeluarkan zakat fitrah .

d. Mampu Membayar zakat

  • Rukun Zakat Fitrah :

a. Niat

Bacaan Niat Zakat Fitrah :

Ketentuan zakat fitrah

b. Adanya Muzakki  atau orang yang mengeluarkan zakat

c. Adanyan Mustakhiq atau orang yang menerima zakat

d. Adanya harta untuk dikeluarkan zakat

  • Nisab atau Besarnya Zakat Yang Dikeluarkan 

Besarnya zakat yang dikeluarkan , seperti yang terdapat dalam hadist yaitu : 1 Sha’ .

1Sha’ sama dengan 4 mud . 1 Mud = 675 gr . Atau kira – kira1 Sha’ sama dengan 3,5 Liter atau 2, 7 Kg  makanan pokok seperti gandum , jagung , beras atau makanan yang mengenyangkan di daerah yang bersangkutan . Atau boleh juga dengan uang yang senilai dengan harga makanan pokok pada waktu zakat akan dikeluarkan .

  • Waktu Pelaksanaan Zakat Fitrah

Menurut sebagian ulama , waktu untuk mengeluarkan zakat fitrah yaitu terbagi menjadi beberapa waktu dan ada hukum – hukumnya :

a. Waktu Ta’jil

Waktu Ta’jil disebut juga dengan waktu yang diperblehkan , yaitu semenjak awal Ramadhan sampai dengan akhir bulan ramadhan ketika terbenamnya matahari di akhir bulan ramadhan ( waktu magrib saat berbuka terakhir ).

b. Waktu Wajib

Yaitu sejak terbenamnay matahari sampai sebelum waktu subuh di akhir bulan ramadhan .

c. Waktu Afdhal atau Utama

Yaitu setelah waktu subuh selesai sampai waktu sebelum shalat ‘idh.

d. Waktu Makruh

Yaitu Setelah menjalankan shalat ‘idh .

e. Waktu Haram

Yaitu Waktu setelah shalat ‘idh sampai dengan terbenamnya matahari tanggal 1 syawal .

Dandalam sebuah hadist juga disebutkan bahwa apabila zakat yang dikeluarkan setelah shalat ‘idh itu tidak termasuk atau tidak dinamakan zakat fitrah akan tetapi dinamakan sedekah biasa .

  • Manfaat Mengeluarkan  Zakat Fitrah 

a. Manfaat bagi muzakki ,yaitu :

Mensucikan orang yang sedang menjalankan puasa , serta dapat menyempurnakan puasa seseorang .

b. Manfaat Bagi Mustakhiq ,yaitu :

Memberi makan orang – orang fakir miskin sehingga tidak ada yang kelaparan lagi , serta menyelamatkan iman dan islman dari orang – orang kafir .

Demikian penjelasan mengenai ketentuan zakat fitrah di bulan Ramadhan . Semoga di bulan ramadhan tahun ini , tidak bingung lagi dengan bagaimana ketentuan zakat fitrah yang benar serta tidak salah lagi dalam memberikan zakat fitrah , karena ada golongan – golongan tertentu seperti yang di jelaskan di atas yang berhak menerima zakat . Dan yang pasti semoga kita dalam berzakat lebih ikhlas ,tidak hitung – hitungan dan ukurannya pun pas dan jika lebih itu tidak apa – apa . InsyaAllah Allah swt akan membalas dengan yang lebih banyak karena Allah swt lebih tahu segala – galanya . Amin

adversitemens