Hukum Puasa Ramadhan Bagi Lansia Dalam Syariat Islam

Bulan yang penuh berkah telah tiba atau yang sering kita sebut dengan bulan Ramadhan . Bulan Ramadhan merupakan bulan dimana seluruh umat muslim menjalankan kewajibannya yaitu berpuasa . Lalu bagaimana hukum puasa  ramadhan bagi lansia ? apakah orang tua atau lansia yang sangat renta memiliki keringanan dalam menjalankan puasa ramadhan seperti halnya para wanita yang sedang hamil dan menyusui? Pertanyaan – pertanyaan seperti ini pasti masih banyak muncul diantara kita , karena masih banyak yang belum memahaminya . Untuk itu , mari kita pelajari bersama supaya kita tidak lagi bingung dan salah mengartikan mengenai hukum puasa bagi orang tua renta .

Hukum Puasa Ramadhan Bagi Lansia

Hukum Puasa Ramadhan Bagi Lansia

Puasa Ramadhan pada dasarnya wajib bagi setiap muslim yang telah baligh atau telah memenuhi syarat wajib puasa. Namun bagaimana dengan seorang muslim yang telah lanjut usia atau lansia ? apakah boleh untuk tidak berpuasa ? dan bagaimana cara untuk mengganti puasa yang di tinggalkan tersebut ? Perhatikan penjelasan di bawah ini !

Allah swt berfirman dalam QS.Al- Baqarah ayat 184 :

Hukum Puasa Ramadhan Bagi Lansia

adversitemens

Dalam sebuah Riwayat juga dijelaskan tentang bagaimana puasa orang yang tua ;

hukum puasa Ramadhan Bagi Lansia

Dan berdasarkan pada dalil dan riwayat yang dijelaskan di atas , para Ulama bersepakat bahwa orang tua yang telah lansia mendapatkan keringanan bahkan boleh untuk tidak menjalankan puasa di bulan Ramadhan . Serta bersepakat bahwa orang yang tua renta tidak memiliki kewajibn untuk mengqada puasa yang di tinggalkan di hari lain melainkan mengganti puasanya dengan membayar fidyah .

Jadi , dapat kita simpulkan bahwa Hukum Puasa Ramadhan Bagi Orang Lansia adalah : Boleh untuk tidak menjalankan puasa ramadhan , dan wajib membayar fidyah .

Fidyah , yaitu memberi makan kepada orang miskin selama jumlah hari tidak berpuasa . Ukuran fidyah yaitu satu sho’ bahan pokok seperti kurma , gandum , beras dan bahan pokok lainnya .

Ada beberapa hal yang perlu untuk di perhatikan , yaitu

adversitemens
  • Orang tua yang di maksud disini yaitu orang lanjut usia yang sudah sangat renta , lemah dan tidak mampu dalam menjalankan puasa ramadhan . Dan jika masih mampu dan tidak menyebabkan kekhawatiran terhadap dirinya dia masih memiliki kewajiban untuk berpuasa .
  • Bagi orang tua yang sudah lupa ingatan serta pikun ,maka ia tidak memiliki kewajiban apapun . Begitupun keluarganya tidak memiliki kewajiban untuk menggantikan fidiyahnya ,karena ia telah bebas dari beban kewajibannya .
  • Sedangkan bagi orang tua yang kadang ingat dan kadang pikun , maka dia masih memiliki kewajiban disaat waktu ingatnya dan tidak wajib saat waktu lupanya datang .

Demikian penjelasan mengenai hukum puasa ramadhan bagi lansia dalam syariat islam . Semoga dengan penjelasan di atas , mampu memberi kecerahan mengenai permasalahan tentang bagaimana puasa bagi orang yang telah lanjut usia .

Yang perlu kita perhatikan dari penjelasan di atas yaitu bahwa bukan berarti hanya dengan alasan telah lanjut usia maka tidak menjalankan puasa , namun yang mendapatkan keringanan dalam menjalankan puasa ramadhan adalah orang tua yang telah lanjut usia yang benar – benar tidak mampu dalam menjalankan puasa , yang apabila menjalankan puasa akan mengakibatkan keburukan bagi keselamatannya .

Semoga bermanfaat .Amin

adversitemens