Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa Di Bulan Ramadhan

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang diwajibkan kepada seluruh umat muslim yang telah memenuhi syarat . Namun ada sebagian golongan orang yang boleh tidak berpuasa , siapa sajakah yang termasuk kedalam golongan orang – orang tersebut ?

Pembahasan mengenai hal ini memang dianggap oleh sebagian orang sebagai suatu hal yang biasa . Namun bukan hal yang tidak mungkin bahwa masih banyak diantara kita yang belum memahami benar mengenai siapa saja yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan . Dan pembahasan kali ini , bertujuan semata – mata hanya menginginkan supaya kita tidak menyalah artikan tentang kebolehan tidak berpuasa dan supaya kita lebih semangat lagi dalam berpuasa . Karena yang termasuk kedalam golongan orang yang boleh tidak berpuasa , walaupun memiliki keringanan supaya tidak berpuasa namun mereka juga memiliki kewajiban lain untuk mengganti puasa tersebut . Kewajiban apakah itu ? Untuk lebih jelasnya mari kita pelajarinya bersama – sama .

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

Golongan orang yang boleh tidak berpuasa

Puasa Ramadhan merupakan suatu ibadah yang sangat penting . Dan karena pentingnya puasa ramadhan ,maka Allah swt menjadikan ibadah puasa sebagai salah satu rukun islam , yaitu rukun islam yang ke empat . Namun agama islam bukanlah agama yang menyusahkan umatNya , karena Allah swt sendirilah yang mengatur siapa – siapa saja yang wajib berpuasa dan siapa – siapa sajakah yang boleh untuk tidak berpuasa .

Golongan umat muslim di bulan Ramadhan terbagi menjadi 3 golongan . 3 golongan orang muslim tersebut yaitu :

adversitemens
  • Golongan orang yang wajib berpuasa
  • Golongan orang yang boleh tidak berpuasa
  • Golongan orang yang wajib tidak berpuasa

A. Golongan Orang yang wajib Berpuasa

Orang – orang yang tergolong sebagai golongan orang yang wajib untuk berpuasa , adalah  orang – orang yang memenuhi syarat wajib berpuasa , syarat – syarat wajib tersebut adalah :

1. Baligh

2. Berakal

3. Sehat atau tidak sakit

4. Bermukim  atau bukan orang yang sedang dalam perjalanan ( musafir )

adversitemens

5. Wanita yang suci dari Haid dan Nifas

Jadi , bagi muslim yang telah memenuhi syarat diatas tergolong sebagai orang yang wajib untuk berpuasa .

B. Golongan Orang Yang Boleh Untuk Tidak Berpuasa

Kewajiban untuk berpuasa merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim . Namun ada hal tertentu yang mengakibatkan muslim tersebut boleh untuk tidak berpuasa. Golongan orang – orang yang boleh untuk tidak berpuasa adalah :

1. Orang sakit 

Para ulama telah bersepakat mengenai orang yang dalam keadaan sakit boleh untuk tidak berpuasa . Kondisi sakit yang di maksud disini yaitu kondisi dimana orang tersebut mengidap penyakit yang memang benar – benar menjadikan dikatakan tidak sehat , serta apabila menjalankan puasa akan mengakibatkan hal yang fatal mengenai keselamatan orang sakit tersebut . Dan apabila masih kuat untuk berpuasa , bukan tidak mungkin untuk tetap berpuasa .

Orang yang sakit dan tidak mengerjakan puasa , maka wajib baginya untuk menggantinya dengan mengqadha atau mengganti dengan berpuasa sejumlah puasa yang ditinggalkan di waktu atau hari lain .

Hal ini dijelaskan dalam sebuah Dalil yang terkandung dalam Firman Allah swt di dalam QS.Al-Baqarah ayat 185 :

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

Kondisi Orang sakit , terbagi menjadi 3 kondisi yaitu :

  • Kondisi yang pertama , yaitu  kondisi dimana sakitnya ringan serta tidak berpengaruh terhadap diriny walaupun tetap berpuasa . Contoh sakit dalam kondisi seperti ini adalah sakit kepala ringan atau pusing , pilek , dan perut keroncongan .  Dalam kondisi seperti ini seorang muslim tetap diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa .
  • Kondisi yang ke dua , yaitu Kondisi dimana seseorang apabila tetap menjalankan puasa akan menambah parah sakitnya serta memperlabat penyembuhan , namun tidak membahayakan keselamatan orang tersebut . Dalam kondisi seperti ini , dianjurkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa dan makruh apabila tetap menjalankan puasa .
  • Kondisi yang ketiga , yaitu kondisi dimana seseorang apabila menjalankan puasa akan membahayakan dirinya dan dapat mengantarkan dirinya kedalam kematian maka kondisi seperti ini diharamkan untuk berpuasa . Hal ini berdasarkan pada Firman Allah swt dalam QS. An- Nisa ayat 29 :

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

2. Orang Yang Bersafar

Orang yang bersafar , yaitu orang – orang dalam perjalanan atau sering disebut dengan musafir .

Orang yang sedang menjalankan sebuah perjalanan dan mendapatkan keringanan untuk mengqashar shalat , maka orang ini diperbolehkan untuk tidak berpuasa . Namun jika perjalanannya hanya sebentar dan jarak yang ditempuh tidak termasuk kedalam syarat orang yang boleh mengqashar sholatnya ,maka orang tersebut tetap wajib menjalankan puasa .

Dasar hukum mengenai bolehnya seseorang yang dalam perjalanan boleh untuk tidak berpuasa , yaitu terkandung di dalam potongan ayat QS.Al- Baqarah ayat 185 :

Golongan Orang Yang Boleh Untuk Tidak Berpuasa

Dari ayat di atas sudah jelas , bahwa orang yang dalam perjalanan boleh untuk tidak berpuasa .Dan wajib mengganti puasa yag ditinggalkannya dengan cara mengqadha .

Hukum puasanya musafir

Orang yang sedang menjalankan suatu perjalanan memang boleh untuk tidak berpuasa , namun apakah musafir boleh untuk berpuasa , dan apakah syah hukumnya ? Pertanyaan seperti ini pasti banyak bermunculan diantara kita. Mengenai hal ini , Mayoritas Ulama berpendapat bahwa orang yang sedang dalam perjalanan boleh menjalankan puasa dan puasanya orang yang dalam perjalanan atau musafir hukumnya syah .

3. Orang Tua Renta atau Lansia

Golongan orang yang ketiga yang boleh tidak berpuasa yaitu orang tua yang sudah sangat renta dan tidak mampu menjalankan puasa .

Mayoritas ulama bersepakat bahwa orang tua yang tidak mampu menjalankan puasa , mendapat keringanan utuk tidak menjalankan puasa ramadhan . Dan menggantinya bukan dengan mengqadha melainkan dengan membayar fidyah .

Membayar fidyah , yaitu memberi makan kepada orang miskin berupa makanan pokok seperti beras , gandum , kurma atau bahan pokok lainnya yang dapat mengenyangkan sebesar 1 sya’.

Hal ini dijelaskan dalam beberapa dalil di bawah ini :

  • Potongan ayat QS.Al- Baqarah ayat 184 :

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

  • Sebuah Riwayat yang menjelaskan tentang hukum puasanya orang lansia atau sudah tua :

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

4. Wanita Hamil Dan Menyusui 

Selain ketiga golongan di atas , yang mendapat keringanan dalam menjalankan puasa yaitu para wanita hamil dan menyusui . Apabila seorang wanita hamil dengan menjalankan puasa dikhawatirkan akan terjadi apa – apa dengan dirinya dan janinnya ataupun seorang wanit menyusui khawatir dengan bayi yang di sapihnya akan kekurangan susu karena keduanya berpuasa maka seorang wanita hamil dan menyusui memperoleh keringanan untuk boleh tidak menjalankan kewajibannya yaitu berpuasa .

Hal ini berdasarkan pada sebuah riwayat berikut ini :

Rasulullah Saw bersabda:

Golongan Orang Yang Boleh Tidak Berpuasa

Dalam hal ini memang para ulama tidak ada selisih . Namun dalam hal cara mengganti puasa yang ditinggalkan oleh wanita hamil dan menyusui ada perbedaan pendapat yaitu ada yang hanya mengqadha saja , ada yangberpendapat dengan membayar fidyah saja dan aja pula yang berpendapat bahwa harus mengganti dengan keduanya yaitu dengan mengqadha dan membayar fidyah .

Namun pendapat yang paling kuat yaitu mengganti puasa yang ditinggalkan dengan mengqadha sejumlah hari yang ditinggalkannya .

C. Golongan Orang Yang Wajib Tidak Berpuasa

Siapakah yang termasuk kedalam golongan orang yang wajib tidak berpuasa ? apakah ada ? golongan orang – orang tersebut adalah :

1. Wanita Haid dan Nifas 

Haid merupakan tamu istimewanya para kaum wanita yang datang setiap bulan .Dan hal ini merupakan sebuah anugerah dan keunikan bagi kaum wanita .

Selain haid , wanita juga mengeluarkan darah lain yang keluarnya setelah melahirkan . Keadaan seperti ini disebut dengan Nifas .

Karena sayagnya Allah swt terhadap kaum wanita , maka Allah swt mengharuskan wanita yang sedang haid dan nifas tidak diperbolehkan untuk menjalankan puasa . Selain itu juga , salah satu syarat syah puasa adalah suci dari haid dan nifas . Dengan kata lain jika seseorang yang sedang haid dan nifas tetap berpuasa dia hanya mendapat lapar saja karena puasanya tidak syah .

Dan untuk menggantinya , para wanita haid ataupun nifas harus  mengqadha puasa tersebut sejumlah puasa yang ditinggalkannya .

2. Orang Yang khawatir apabila menjalankan puasa akan menyebabkan kematian

Seperti yang dijelaskan sebelumnya Allah swt tidak memberatkan umatnya . Jika ada sesesorang yang tidak mampu utuk menjalankan puasa , dan apabila khawatir jika tetap menjalankan puasa orang tersebut akan meninggal dunia maka wajib baginya untuk berbuka atau tidak perlu berpuasa . Namun wajib baginya untuk mengganti dengan membayar fidyah .

Subahanallah . . .Begitu beruntungnya kita sebagai orang muslim . Karena walaupun puasa itu merupakan kewajiban seluruh muslim terhadap Allah swt . Namun Allah swt tetap memberikan kemudahan terhadap hamba – hambanya yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan . Dan hal ini merupakan bentuk kasih sayang Allah swt terhadap umatNya .

Namun yang perlu diingat walaupun Allah swt memberikan kemudahan , janganlah sekali – kali kita memanfaatkan alasan – alasan untuk tidak berpuasa . Dan perlu diingat , walau mendapat keringanan untuk tidak berpuasa tetapi seseorang yang meninggalkan puasa karena suatu halangan dia memiliki kewajiban untuk menggantinya dengan mengqadha dan membayar fidyah .

Demikian penjelasan mengenai golongan orang yang boleh tidak berpuasa di bulan ramadhan . Sudah jelas bukan? siapa saja yang termasuk golongan orag – orang yang boleh tidak menjalankan puasa . Semoga bermanfaat dan semoga kita di ramadhan tahun ini dapat menjalankan ibadah lebih baik dari tahun kemarin serta mampu menjadi mukmin yang sejati . Amin

adversitemens