Etika Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan Sesuai Dengan Syariat Islam

Dalam menjalankan atau mengerjakan segala sesuatu pastinya harus mematuhi etika atau aturan yang berlaku . Begitupun menjalankan ibadah puasa Ramadhan , kita sebagai seorang muslim harus memahami bagaimana etika menjalankan ibadah puasa Ramadhan yang baik dan benar sesuai dengan syariat islam .

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

Sesungguhnya , menjalankan pekerjaan atau perbuatan menjadi tidak sempurna atau bahkan menjadi tidak sesuai dengan tujuan awal dari perbuatan tersebut itu semua dapat disebabkan karena hal tersebut tidak di dasarkan pada etika atau aturan yang berlaku .

Etika bukan hanya berlaku untuk seorang anak kepada orang tuanya , atau seorang siswa kepada gurunya . Namun etika juga berlaku bagi seorang hamba yang mengerjakan ibadah kepada Tuhannya . Atau khususnya saat ini kita bahas etika menjalankan ibadah puasa ramadhan .

Tujuan utama menjalankan ibadah puasa , yaitu untuk menjadi orang yang bertakwa . Untuk menggapai itu semua , kita sebagai seorang muslim dituntut untuk dapat memperbanyak amal ibadah . Karena sesungguhnya bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah bahkan ada yang menyebutkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan seribu bulan .

adversitemens

Tujuan Ibadah Puasa Ramadhan , terkandung dalam QS. Al- Baqarah ayat 183 :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

Etika Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan

Sebelum memahami lebih dalam mengenai etika menjalankan ibadah puasa , ada baiknya kita mengingat kembali mengenai pengertian Puasa secara bahasa dan istilah .

Pengertian Puasa 

Pengertia puasa , secara bahasa berarti menahan , sedangkan puasa menurut istilah adalah menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa atau dapat diartikan juga bawa puasa yaitu menahan hawa nafsu .

Etika Dalam Menjalankan Puasa Ramadhan

adversitemens

Etika dalam menjalankan ibadah puasa , ada yang wajib dan ada yang sunnah namun keduanya semuanya harus dilakukan oleh seseorang yang sedang berpuasa . Karena sesungguhnya , tujuan daripada menjalankan puasa adalah untuk beribadah kepada Allah swt . Dan dengan menjalankan segala hal yang menjadi etika atau aturan dalam menjalankan puasa , maka puasa yang kita lakukan menjadi lebih afdhal dan menjadi lebih sempurna serta terhindar dari kesia- siaan atau tidak mendapat apa – apa karena dalam menjalankan ibadah puasa tidak sesuai dengan aturan pedoman yang berlaku seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw .

Berikut merupakan beberapa etika atau aturan dalam menjalankan puasa Ramadhan :

1. Niat Ikhlas karena Allah swt

Niat merupakan hal yang paling penting dalam segala hal , baik dalam beribadah ataupun menjalankan amalan baik lainnya . Begitupun dalam menjalankan puasa Ramadhan etika yang paling utama harus di lakukan yaitu niat menjalankan puasa karena Allah swt . Niat dengan ikhlas juga merupakan syarat diterimanya amal seseorang .

Dalam sebuah hadist juga dijelaskan bahwasannya segala bentuk perbuatan tergantung dari niatnya . Serta balasan yang di dapat dari amalan yang dilakukan tergantung juga dari apa yang diniatkan .

Berikut merupakan hadist yang menjelaskan tentang keutamaan Niat dengan ikhlas :

Rasulullah saw bersabda :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

Lafadz Niat Puasa Ramadhan :

Etika Menjalankan Ibadah Puas

2. Tidak Mendahului Puasa Ramadhan dengan satu hari atau dua hari puasa dengan tujuan kehati- hatian atau latian .

Sebelum memasuki bulan Ramadhan , kita tidak boleh mendahului puasa dengan satu hari atau dua hari sebagai latihan atau kehati – hatian . Kecuali seseorang yang terbiasa dalam berpuasa , seperti menjalankan puasa senin kamis , puasa daud , puasa nazar , puasa qadha atau puasa kaffarah yang bertepatan di akhir bulan sebelum ramadhan .

Hal ini juga terdapat dalam hadist , berikut merupakan hadist yang menjelaskan :

Rasulullah saw bersabda dalam riwayat imam Bukhairi dan Abi Hurairah :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

3. Selalu Mengulang Niat berpuasa di malam hari 

Pendapat mengenai mengulang – ulang niat puasa dimalam hari merupakan pendapat sebagian jumhur Ulama , antara lain abu Hanifah , Asyafi’i , Daud Ibnu Rahawaih , Ibnu Munzir .

4. Makan Sahur 

Sebagian Ulama berpendapat bahwasannya makan sahur merupakan salah satu amalan sunnah dalam menjalankan puasa Ramadhan . Namun walaupun sunnah lebih baik dikerjakan , teteapi jika tidak dikerjakan tidak apa – apa karena tidak mendapat dosa ataupun menyebabkan puasa itu menjadi batal .

Perhatikan Hadist di bawah ini :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

Subhanallah . . .siapa sih yang tidak menginginkan keberkahan dalam bulan Ramadhan ? apalagi hanya dengan makan sahur kita dapat mendapat keberkahan . Maka dari itu sayang bukan jika , kita melewatkan makan sahur saat puasa Ramadhan .

5. Memperlambat sahur dan menyegerakan berbuka 

Waktu makan sahur , yaitu sejak tengah malam sampai dengan terbitnya fajar atau sebaiknya sudah berhenti makan sahur ketika imsak . Dan waktu yang paling afdhal untuk makan sahur yaitu ketika mendekati waktu imsak .

Orang yang sedang berpuasa juga disunnahkan untuk menyegerakan berbuka puasa ketika adzan magrib telah berkumandang . Dan dalam berbuka puasa ada banyak kebaikan .

Perhatikan hadist di bawah ini :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

6. Berbuka dengan kurma atau air putih dan membaca doa berbuka puasa

Dalam berbuka puasa , kita disunnahkan untuk berbuka puasa dengan memakan makanan yang manis – manis seperti kurma ataupun takjilan lainnya seperti kolak , bubur kacang hijau , buah – buahan ataupun hanya dengan segelas air putih . Namun ketika berbuka kita tidak boleh berlebih – lebihan sampai kekenyangan . Karena jika sampai kekenyangan hukumnya menjadi makruh , dan dapat menyebabkan juga malas untuk menjalankan ibadah selanjutnya seperti shalat magrib , shalat isya dan shalat tarawih .

Disetiap menjalankan ibadah juga kita dianjurkan untuk berdo’a terlebih dahulu , begitupun dalam berbuka puasa kita di sunnahkan untuk berdoa . Hal ini juga dijelaskan dalam sebuah hadist :

Abdullah bin Amr , meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda : ” Sesungguhnya orang yang berpuasa ketika berdo’a dalam berbuka puasa , maka do’anya tidak tertolak .”

Subhanallah . . . .

Do’a berbuka puasa :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

7. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa 

Orang yang berpuasa , memang harus mampu menahan diri dari segala hal yang dapat membatalkan puasa . Bukan hanya menahan diri dari lapar dan dahaga namun harus mampu menahan hawa nafsu serta mampu menahan amarah ataupun perbuatan buruk lainnya yang dapat merusak puasa .

Dalam sebuah hadist dijelaskan sebagai berikut :

Etika Menjalankan Ibadah Puasa

8. Memperbanyak sedekah dan bertadarus

Sedekah dan bertadarus atau membaca Al- qur’an merupakan amalan yang disunnahkan untuk dilakukan setiap saat . Namun di bulan Ramadhan lebih ditekankan lagi untuk dilakukan , karena di bulan ramadhan segala bentuk amal ibadah akan dilipatgandakan pahalanya . Subhanallah  . . . siapa yang tidak menginginkan pahala banyak . Jadi , di bulan ramadhan jangan hanya menjalankan puasa saja . Tetapi kita juga jangan melupakan bahkan meninggalkan amalan – amalan ibadah lainnya . Karena kesempatan seperti di bulan Ramadhan hanya satu tahun sekali , dan sesungguhnya bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa dan bulan bonus untuk kaum muslimin .Hanya kita nya saja yang harus pinter – pinternya mempergunakan kesempatan angka ini .

9. Meingkatkan ibadah di sepuluh hari terakhir 

Dalam sebuah riwayat , dijelaskan bahwasannya Rasulullah saw menghidupkan malam , membangunkan keluarganya untuk bersungguh – sungguh dalam beribadah mendekatkan diri kepada Allah swt . Dan di malam sepuluh hari terakhir bulan ramadhan merupakan malam turunnya rahmat dan di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan juga turun malam Lailatul qadhar .

10. Membersihkan gigi 

Membersihkan gigi dengan bersiwak atau menggosok gigi , merupakan salah satu perbuatan yang hukumnya sunnah. Dan dianjurkan dilakukan sebelum memasuki waktu dzuhur , dan lebih baik lagi setelah makan sahur dengan tujuan supaya sisa – sisa makanan ketika sahur pada gigi jadi bersih dan di khawatirkan saat puasa ada sisa makanan yang tertelan . Dan yang perlu di diingat juga , harus hati – hati ketika menggunakan pasta gigi jangan sampai tertelan serta harus hati – hati ketika berkumur jangan sampai air yang untuk berkumur tertelan .

Demikian , penjelasan mengenai etika dalam menjalankan ibadah puasa ramadhan sesuai dengan syariat islam . Semoga dengan penjelasan diatas , kita mampu menjalankan ibadah puasa di tahun ini sesuai dengan aturan atau etika berpuasa dalam syariat islam . Dan semoga di tahun ini , kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta mampu mennjalankan puasa full tanpa ada bolong – bolongnya kecuali para kaum hawa yang mendapat tamu bulanan .

Semoga penjelasan di atas, bermanfaat . Dan jangn lupa juga untuk menjalankan kewajiban kita yang lain yaitu shalat dan zakat fitrah .

adversitemens