Cara Menentukan Awal Ramadhan Didalam Agama Islam

Setiap kali akan datangnya bulan Ramadhan para ulama berselisih pendapat mengenai bagaimana cara untuk menentukan awal ramadhan . Begitupun di indonesia , setiap kali menentukan tanggal 1 Ramadhan  berbeda pendapat , walaupun tujuan aslinya sama . Dan alkhamdulillah Ramadhan tahun ini tanggal satunya atau awal ramadhan di Indonesia serempak sama .

Yang akan kita pelajari saat ini yaitu bagaimanakah cara menentukan awal Ramadhan ? Ada berapakah caranya ? Dan ketika ada sebuah perbedaan atau selisih kita sebagai orang biasa , bagaimanakah sikap yang seharusnya ? Perhatikan baik – baik penjelasan di bawah ini .

Cara Menentukan Awal Ramadhan

Cara Menentukan Awal Ramadhan

Dalam hal cara menentukan awal ramadhan , para ulama memiliki selisih pendapat . Dan dijelaskan juga bahwa cara untuk menentukan awal ramadhan ada dua cara yaitu Rukyat Dan Hisab .

A. Rukyat 

adversitemens

Cara yang pertama dalam menentukan awal puasa atau awal ramadhan yaitu dengan Rukyat . Rukyat memiliki arti melihat bulan secara langsung tanpa menggunakan hisab . Atau srcara detailnya memiliki arti sebagai berikut . Rukyat , yaitu aktifitas mengamati visibilitas hilal , atau penampakan bulan sabit yang pertama kali terlihat atau tampak setelah terjadinya ijtimak .

Rukyat dapat di lakukan dengan mata telanjang , ataupun dengan menggunakan alat bantu seperti teleskop . Rukyat biasanya di lakukan saat menjelangnya matahari pertama setelah ijtimak . Ijtimak , yaitu posisi dimana bulan di ufuk barat , dan bulan terbenan sesaat setelah terbenamnya matahari .  Jika terlihat hilal , maka pada saat magrib atau petang waktu setempat tanggal satu .

Tidak selamanya hilal terlihat , apabila jarak antara ijtimak dan matahari terbenam waktu selangnya sangat pendek, maka hilal tidak terlihat . Pada saat ini , cara melihat hilal di lakukan dengan menggunakan alat canggih yaitu dengan menggunakan teleskop yang di engkapi dengan CCD Imaging .

Kriteria Danjo menyebutka bahwa hilal dapat terlihat tanpa menggunakan bantuan alat , apabila jarak sudut minimal antara bulan dan matahari sebesar  tujuh derajat .

Penadapat mengenai Rukyat ini merupakan pendapat dari mayoritas ulama Shalaf dan  Khalaf dan termasuk di dalamnya imam yang empat , yaitu Abu Hanifah , Malik , Syafi’i dan Ahmad .

Berikut Hadist – hadist yang mendasri :

adversitemens

Cara Menentkan Awal Ramadhan

Dari ketiga hadist di atas dapat kita simpulkan bahwa cara menentukan awal bulan di lakukan dengan cara mlihat hilal atau bulan secara langsung . Apabila bulan tersebut terhalang oleh awan , maka hendaknya di sempurnakan dengan bilangan bulan sampai tiga puluh hari .

B. Hisab

Penadapt kedua , bahwa cara untuk menentukan awal bulan atau awal ramadhan yaitu dengan cara Hisab . Pendapat ini merupakan pendapat dari Muttarif bin Abdullah , Ibnu suraij , dan Ibnu Qutaibah . Beliau merupakan para astronom muslim yang ternama . Alasan beliau semua menentukan awal bulan menggunakan Hisab yaitu karena bahwa ibadah – ibadah dalam islam terkait langsung dengan benda – benda langit khususnya matahari dan bulan .

Dasar mengenai bahwa ibadah – ibadah dalam islam terkait dengan matahari dan bulan adalah terkandung dalam :

  • QS. Yunus ayat 5 :

Cara Menentukan Awal Ramadhan

  • Ar-Rahman ayat 5 :

Cara Menentukan Awal Ramadhan

Dari dua Dalil di atas , dapat disimpulkan bahwa Allah swt  sengaja menjadikan matahari dan bulan sebagai alat menghitung tahun dan perhitungan yang lainnya . Sera dijelaskan juga bahwa matahari dan bulan beredar menurut perhitungannya .

Pengertian Hisab

Hisab secara bahasa berarti perhitungan . Dan secara Isilah bahwa hisab sering digunakan dalam ilmu Falak atau astronomi untuk memperkirakan posisi matahari dan bulan terhadap bumi .

Posisi matahari sangatlah penting , karena merupakan patokan umat muslim dalam menentukan waktu shalat . Dan posisi bulan sangat penting untuk mengetahui hilal sebagai penanda masuknya periode bulan baru dalam kalender hijriyah.Di zaman modern seperti saat ini , peralatan sudah sangat canggih jadi metode hisab sudah menggunakan komputer.

Perhatikan sabda Rasulullah saw dalam sebuah hadist berikut ini :

Cara Menentukan Awal Ramadhan

Dari hadist di atas , dapat kita simpulkan bahwa kita sebagai seorang muslim tidak di wajibkan untuk mempelajari ilmu hisab namun bukan berarti tidak boleh . Karean sesungguhnya Allah swt memberi cara yang sangat mudah kepada umatnya yaitu dengan Rukyat atau melihat bulan secara langsung . Ini bukan berarti rukyat lebih benar di banding hisab . Namun Islam itu memberi kemudahan , serta mempermudah ilmu yang mudah untuk dicerna bagi seluruh umatnya .

Maka dari itu  untuk mengurangi  perpecahan yang terjadi dalam umat islam dalam menyikapi perbedaan pendapat mengenai cara menentukan awal puasa atau awal ramadhan maka hendaknya kita mengikuti awal ramadhan yang sudah ditentukan pemerintah masing – masing negaranya .  Dan sebagai contoh umat muslim di indonesia , maka harus mengikuti keputusan dari menteri Agama indonesia dalam menentukan awal puasa atau awal ramadhan . Begitupun dengan umat muslim di negara lain , harus mengikuti keputusan pemerintah di negaranya masing – masing . Hal ini bertujuan untuk kemaslahatan kita semua sebagai umat islam .

Demikian penjelasan mengenai cara menentukan awal ramadha dalam islam . Semoga dengan penjelasan di atas sedikit membantu tentang pertanyaan – pertanyaan selama ini mengenai bagaimana sih cara menentukan awal puasa dan semoga bermanfaat . . .Amin

adversitemens